Home » , , » Demi Flyover, City Walk Bakal Kena Gusur?

Demi Flyover, City Walk Bakal Kena Gusur?

Written By Salman binustech on Kamis, 13 Januari 2011 | 19.10

Pembebasan lahan akan dilakukan di titik naik (on ramp) maupun titik turun (off ramp). Maket jalan layang Casablanca (Dokumen Dinas PU DKI)

VIVAnews - Pembangunan jalan layang Kampung Melayu - Tanah Abang atau flyover Casablanca dan flyover Antasari jalur Blok M - Cipete akan diikuti dengan pembebasan lahan. Tak sedikit kediaman warga Ibukota yang juga bakal kena gusur gara-gara dua proyek ini.

Pembangunan flyover Tanah Abang - Kampung Melayu akan menggerus lahan di sekitar Jalan KH Mas Mansyur dan sekitar flyover Karet, Sudirman.

Kepala Dinas PU DKI Jakarta, Ery Basworo, menerangkan untuk pelebaran putaran jalan layang Karet di seberang TPU Karet, sejumlah bangunan yang sudah ada di situ harus merelakan lahan mereka saat ini. Itu termasuk sejumlah gedung mentereng seperti City Walk dan Sudirman Park.

"Harusnya memang kewajiban mereka menyerahkannya karena jalan yang satu ruas itu tidak sama dengan sampingnya, jadi mempersempit ruas jalan," kata Ery.

Selain itu, di kawasan Jalan KH Mas Mansyur, sebuah bengkel berukuran 5 x 20 meter pun bakal kena gusur. "Saat turun di Jalan Mas Mansyur maka otomatis kendaraan akan berputar di Jembatan Karet, saat putaran itu baru tersedia satu lajur. Itu juga semacam kewajiban," ia menegaskan.

Saat ini, Dinas PU DKI tengah menginventarisir lahan mana saja yang akan dibebaskan. Untuk membebaskan lahan, Ery menjelaskan DPU DKI Jakarta mendapat anggaran dari APBD tahun 2011 senilai Rp15 miliar.

Sementara itu, Kepala Bidang Jembatan Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Novizal menerangkan pembebasan lahan akan dilakukan di tempat-tempat yang menjadi titik naik (on ramp) maupun titik turun (off ramp) di dua flyover tersebut.

Untuk flyover Cipete - Blok M yang melalui Jalan Antasari, penggusuran lahan akan dilakukan di sekitar Pasar Cipete.

"Yang mendesak untuk dibebaskan adalah lahan sekitar 1000 meter persegi. Yang 500 meter untuk pelebaran jalan pada titik naik dan 500 meter pada titik turun," ujarnya.

Novizal mengungkapkan penggusuran terpaksa harus dilakukan karena titik naik dan titik turun flyover Antasari - Blok M akan memakan satu jalur jalan di Jalan Cipete Raya. (kd)

• VIVAnews Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

View the original article here

Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

Blog Archive

Followers

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Lalu Lintas Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger