Home » , , , » Sengketa, Pekarangan SD Jadi Kebun Pisang

Sengketa, Pekarangan SD Jadi Kebun Pisang

Written By Salman binustech on Selasa, 01 Februari 2011 | 06.06

MAMUJU, KOMPAS.com — Sekolah Dasar Negeri Inpres Kasambang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, ditanami puluhan pohon pisang pada area pekarangan sekolah sehingga mengganggu proses belajar murid yang ada di daerah itu.

Sulaeman (43), salah seorang tokoh masyarakat Kasambang di Mamuju, Selasa (1/2/2011), mengatakan, sekolah itu kini berubah menjadi area perkebunan pisang setelah pemilik lahan mengklaim sebagai tanah warisan leluhurnya.

Akibatnya, penanaman pisang sejak sepekan lalu itu mengancam keberlangsungan aktivitas belajar-mengajar sekolah yang berdiri sejak berpuluh-puluh tahun silam itu.

"Pemilik lahan akan tetap menggugat Pemerintah Kabupaten Mamuju apabila lahan seluas satu hektar lebih di atas bangunan sekolah itu tidak ada ganti rugi," katanya.

Pihaknya tidak mengetahui secara pasti terlaksananya pelaksanaan pembangunan gedung sekolah tersebut. "Kami tidak tahu secara pasti hingga pembangunan sekolah itu, apakah tanah itu oleh orangtua telah diwakafkan kepada pemerintah atau sistem pinjam pakai antara pemilik lahan dan pemerintah," katanya.

"Pemerintah harus segera turun tangan. Jangan membiarkan persoalan ini  berlarut-larut karena yang dirugikan masyarakat banyak," ujarnya.

Dia mengemukakan, memang tanah ini milik warga yang melakukan klaim terhadap pemerintah. Namun, yang harus menjadi perhatian dan perlu ditelusuri, seperti apa status tanah tersebut sehingga pemerintah membangun sekolah di daerah itu. 

Dia menambahkan, warga yang mengklaim sebagai pemilik lahan agar bisa mencari solusi terbaik tanpa harus mengganggu aktivitas proses belajar karena yang ada di sekolah itu juga anak-anak yang ada di daerah ini.

Sent Using Telkomsel Mobile Internet Service powered by

View the original article here

Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

Blog Archive

Followers

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Lalu Lintas Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger